Sabtu, 19 Oktober 2013

Step-step Bekerja di US Chapter 1

Assalamualaikum Semua^_*



     Sekarang saya ingin berbagi info bagaimana mempersiapkan diri untuk bekerja di Amerika. Untuk yang sedang menempuh pendidikan keperawatan atau yang sudah tamat yang berkeinginan untuk bekerja di  Luar Negeri, apa yang harus anda lakukan???? Ikuti info saya berikut ini
1. Pilih sekolah keperawatan yang sudah terakreditasi oleh pemerintah
Kemudian tetapkan tujuan anda sebelum anda masuk , atau bagi anda yang sedang kuliah, apa impian anda? setelah anda tamat, mau kemana anda bekerja? Dengan kata lain, ciptakan lah di kepala anda, bahwa ketika saya tamat saya mau bekerja di Luar Negeri, jadi anda akan benar2 mempersiapkan diri untuk bekerja di luar negeri. Dari beberapa artikel yang saya baca tentang banyaknya tenaga keperawatan asal Philipina yang bekerja di US karena di saat kuliah mereka sudah memiliki tujuan bahwa setelah mereka tamat mereka mau bekerja di luar negeri.
2. Latih kemampuan bahasa inggris anda.
    Bahasa Inggris, buat sebagian mahasiswa pastilah mata pelajaran yang paling tidak  disukai, banyak alasannya, saya tidak akan ke luar negeri, atau bahasa inggris buat saya pusing, susah mengingat kosa katanya, bagaimana cara mengunakan grammernya,etc. 
Ini pengalaman pribadi saya, saat saya ke mari, kemampuan bahasa inggris saya pun di bawah rata-rata. Walaupun saya bisa berkomunikasi dengan suami dalam bahasa inggris tapi hanya dia yang mengerti perkataan saya, tidak orang lain. Yang akhirnya saya pun memutuskan untuk ikut English as Second Language (ESL) class di Lehman Collage. 
    Sebelum masuk ESL kita akan mengikuti pre test, untuk menentukan tingkatan kemampuan bahasa inggris kita. Ternyata teman-teman sekelas saya yang dari berbagai  negara kemampuan bahasa inggrisnya amburadul tapi tak ada dari kita yang menertawakan bila salah satu dari kita salah dalam kosa katanya. Kita pun bertanya ke Guru ESL kenapa kita susah dalam berkomunikasi dalam bahasa inggris walaupun kita dulu sudah mempelajarinya?  Guru saya bilang, karena bahasa Inggris bukan bahasa ibu kalian. Kita tidak mempunyai banyak kesempatan untuk bisa mempraktekan kemampuan bahasa inggris kita. 
Terus apa yang harus kita lakukan???
a.  Cobalah buat kelompok belajar, 
      Yang anggotanya teman-teman anda yang mempunyai impian yang sama dengan anda untuk bekerja di luar negeri, cobalah untuk bicara dengan kelompok anda dengan mengunakan bahasa inggris, saya yakin pastilah nantinya ada perkataan yang tidak mengenakan dari teman-teman anda yang lain, ataupun lingkungan sekitar anda. Indahkanlah mereka, tetaplah melangkah pada tujuan anda. 
      Saya berdomisili di New York, yang kebanyakan orangnya adalah imigrant dari seluruh dunia, walaupun mereka berdomisili disini tapi masih banyak mereka yang tidak bisa berbahasa inggris. Contohnya Ajumma yang membantu kita di toko sudah 30 tahun di US masih tidak bisa berbahasa inggris, paman suami saya, teman mom, pelangan yang datang ketoko, dan masih banyak lagi. Dan ada lagi teman suami saya, dari Afrika, biarpun dia sudah lama disini, kadang-kadang kita tidak mengerti apa yang dia maksud. Satu lagi teman saya, satu grup waktu saya menunaikan ibadah haji, dia seorang perawat di Maryland, tapi dalam berbicara Pronunciation tidak jelas. Kalau dalam grammer kita masih berantakan orang disini tidak ada yang perduli, asalkan orang mengerti dari maksud perkataan anda, kita semua mempunyai aksen, tidak ada yang begitu fasih dalam berbahasa inggris, contohnya saja, orang minang dalam berbahasa indonesia, sudah ketahuan bagaimana logatnya.
b.  Apabila ada tugas dari dosen, 
    Cobalah mencarinya dalam artikel berbahasa inggris, ini sangat membantu kemampuan bahasa inggris anda lebih bagus lagi. Yang harus anda ingat kalau anda mau kerja di US, saat pengurusan credential anda, mereka akan  kemampuan bahasa inggris anda akan di test, apakah semuanya itu bisa terjadi dalam 1 malam saja, tentu tidak, makanya persiapkanlah diri anda.
 3. Saat anda di perkulihaan pastikan nilai anda bagus, 
     Sulit memang anda tidak perlu menjadi orang yang nomor 1 dan tidak juga yang paling belakang, pantau setiap nilai anda, usahakan nilai anda A atau B, dan beberapa yang C kalau anda mau, kalau ada kesempatan untuk mengulang usahakan kalau anda mempunyai dana yang cukup untuk itu dari pada anda gunakan untuk yang lain. Pastikan dan hitung di setiap semester berapa IP terakhir anda, karena IP rata2 itu 2.75. Selain itu latihlah kemampuan keterampilan keperawatan anda saat anda magang di Rumah sakit atau anda mengambil profesi Ners.
4. Setelah anda tamat, pastikan anda mempunyai license ( surat registrasi ) 
karna ini akan anda tulis di form CGFNS anda, dan CGFNS akan meminta izin ke anda untuk menanyakan siapkah yang bertangung jawab dalam memberikan license tersebut.
5.  Cobalah terlebih dahulu bekerja di Indonesia paling tidak 2 tahun, atau kalaupun anda ingin berangkat langsung pastikan agency anda menerima yang fresh graduate. 
6.  Ikutilah pelatihan-pelatihan keperawatan yang akan meningkatkan keterampilan keperawatan anda, mis: pelatihan PPGD, Advanced Cardiac Life Support (ACLS) course, a Basic Life Support (BLS) course, or a Pediatric Advanced Life Support Course (PALS) walaupun nanti anda juga harus mengikutinya setelah ada bekerja disini, tapi paling tidak anda sudah punya back up.
7.  Daftarkan diri anda ke http://www.cgfns.org/  
     Untuk credential, atau legalitas dari ijazah anda serta license anda, jika anda punya. Setelah surat anda di proses anda akan mengikuti test kemampuan bahasa inggris meliputi: 
  • Test of Spoken English (TSE)
  • Test of English as Foregien Language (TOEFL)
  • International English Language Testing System (IELTS)
  • Test of English for International Comunnication (TOEIC)
Tapi anda bisa tidak mengikuti test di atas apabila: 
* Anda sekolah keperawatan di negara yang berbahasa inggris, spt: UK, Australia, New Zeland, Canada ( kecuali Quebec) dan Irlandia
* Bahasa pengantar disekolah adalah bahasa inggris
* Sekolah anda mengunakan textbooks dalam bahasa inggris
Kenapa harus di test TOEFL atau yang lainnya?
Ini untuk menguji kemampuan bahasa Inggris anda karena anda akan bekerja atau kuliah di negara yang pengunaan bahasanya merupakan bahasa Inggris, kalau anda tidak bisa berbahasa Inggris bagaimana mungkin bisa anda berkomunikasi. Berbeda ceritanya jika anda hanya ingin travel, pengetahuan bahasa Inggris tidak akan di uji,salah satu artikel yang pernah saya baca, dari orang Philipina menurut dia kalau pernah bekerja di US maka tidak akan ikut test seperti yang di atas, dan begitu juga bagi yang mengikuti ESL Class berdasarkan informasi dari Admission Office tempat saya akan melanjutkan kuliah, siapa saja yang ikut ESL Class tidak usah mengikuti test TOEFL lagi. Karena pada saat akan ikut ESL Class kita akan di test. Dari hasil test tersebut akan di tentukan level anda. Karna pengantar pelajarannya adalah bahasa Inggris mau tidak mau anda harus bisa berkomunikasi dan menulis dalam bahasa tersebut, walaupun ada keselahan dalam grammar mereka akan menunjukan anda berbahasa, menulis yang benar, jadi itulah alasannya bila anda ikut ESL Class test TOEFL tidak di uji lagi. Saya mengikuti ESL Class yang di adakan oleh Lehman Collage. Di sekolah inilah saya akan melanjutkan kuliah S1 Keperawatan saya. Karena Lehman Collage termasuk salah satu dari The City University Of New York (CUNY), jadi apa bila ingin melanjutkan ke university di bawah CUNY tidak ada masalah karena itu akan 1 link untuk semua CUNY, berbeda jika anda ikut ESL Class di CUNY dan ingin melanjutkan kuliah di Universitas lain maka anda harus ikut ESL Class lagi, karena masing-masing, university ada stardartnya dan aturannya. 
Apakah di bisa ikut test dari CGFNS di Indonesia?

8. Daftarkan diri anda untuk mengikuti ujian NCLEX-RN ke  http://www.pearsonvue.com/nclex

                                                                                    To Be Continued............ next Chapter ^_*
Annissa Yoon 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar